HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN KEHAMILAN GANDA DENGAN KEJADIAN BBLR DI RSUD ABDOEL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2016

  • Eka Titin Oktaviani Akbid Wirabuana Metro

Abstract

BBLR adalah neonatus dengan berat badan lahir pada saat kelahiran kurang dari 2500 gram tanpa memandang masa kehamilan. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya BBLR : Faktor ibu (gizi saat hamil kurang, umur kurang dari 20 tahun/diatas 35 tahun, jarak kehamilan dan bersalin terlalu dekat, paritas, penyakit ibu), faktor kehamilan (hamil dengan hidramnion, perdarahan antepartum, komplikasi kehamilan meliputi preeklamsi/eklamsi dan ketuban pecah dini), faktor janin (cacat bawaan, infeksi dalam rahim).
Jenis penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah jumlah seluruh ibu bersalin di RSUD Abdoel Moeloek Provinsi Lampung tahun 2016 yang berjumlah 1401. Teknik dalam penelitian ini adalah Stratified Random Sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diambil dari rekam medis sehingga alat pengumpulan data yang digunakan berupa format pengumpulan data. Analisa data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat.
Hasil penelitian dapat diketahui bahwa dari 589 ibu bersalin di RSUD Abdoel Moeloek tahun 2016 terdapat 161 (27,3%) ibu yang melahirkan bayi BBLR dan 428 (72,7%) ibu yang melahirkan bayi tidak BBLR.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bagi tempat penelitian diharapkan tetap menjadi Rumah Sakit pusat rujukan yang tetap mempertahankan kualitasnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Published
2017-10-06
How to Cite
OKTAVIANI, Eka Titin. HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN KEHAMILAN GANDA DENGAN KEJADIAN BBLR DI RSUD ABDOEL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2016. Jurnal Kesehatan, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 7, oct. 2017. ISSN 2541-5387. Available at: <http://jurnal.akbid-wirabuana.ac.id/index.php/jukes/article/view/17>. Date accessed: 14 dec. 2017.